Slow dan Simple Life untuk orang yang Tak Punya Uang.
Sangat tidak mudah bagi orang singapore untuk menjalani Slow Living. Biaya hidup yang sangat besar, keterbatasan luas negara, membuat mereka harus tinggal di tengah kota yang sangat sibuk.
Sangat tidak mudah bagi orang singapore untuk menjalani Slow Living. Biaya hidup yang sangat besar, keterbatasan luas negara, membuat mereka harus tinggal di tengah kota yang sangat sibuk.
Data terakhir menunjukan 35% dari warga negara singapore yang berusia diatas 65 tahun, terpaksa masih harus bekerja keras untuk menghidupi hidupnya. Mereka bekerja di sektor non formal sebagai cleanning service, security dan sebagian lagi mengumpulkan karton bekas, menjual tissue.
Berbeda dengan kita di Indonesia. Orang kota kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, masih memiliki opsi untuk pindah rumah ke pinggiran agar mendapatkan rumah yang ideal untuk mereka dan bisa menjalankan slow living dengan tenang. Masih terdapat banyak lahan murah di sekitaran 10-15 km dari pusat kota, atau di desa-desa pelosok Indonesia.
Dalam hal Slow Living, Kita beruntung menjadi orang Indonesia!
Tonton video sumber
Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.
Buka video di YouTube: Slow dan Simple Life untuk orang yang Tak Punya Uang.Lanjut membaca
Artikel/Tips lain di sekitar topik ini
SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Tanda Sederhana Bahwa Kita Sudah SLOW LIVING | Cerita Bukrie Episode 036
Slow living sering disalahpahami sebagai harus pindah ke desa atau berhenti bekerja. Dalam CerBuk Episode 036, Bukrie mengingatkan bahwa tanda sesungguhnya bukan status, melainkan kemampuan hadir penuh di saat ini.
Channel YT Gani The Yong • Editorial
Jangan Pelihara Jenis Ayam Ini Kalau Tak Mau Di Marahi Tentangga!
Ayam Elba memang unggul dalam bertelur, tetapi suaranya yang berisik di pagi hari bisa memicu protes tetangga. Gani The Yong berbagi pengalaman enam bulan beternak ayam di rumah, lengkap dengan hitungan pakannya.
