Seberapa Dekat Anda Dengan Slow Living?
Yuk, ikuti test 50 pertanyaan yang bisa memberi score seberapa dekat keseharian anda menuju slow living. Luangkan waktumu beberapa menit untuk mengisi pilihan sederhana ini.
Menuju test slow living

Slow living yang membumi
SLovi hadir sebagai pendamping slow living melalui artikel/tips, Slow Living Score, dan Pasar Jual Beli yang membantu orang bergerak ke hidup yang lebih tenang, damai, dan cukup.
Yuk, ikuti test 50 pertanyaan yang bisa memberi score seberapa dekat keseharian anda menuju slow living. Luangkan waktumu beberapa menit untuk mengisi pilihan sederhana ini.
Menuju test slow livingAda tips baru setiap harinya yang menambah wawasan kita menuju slow living secara perlahan. Pembahasannya dibuat ringan, dekat dengan keseharian, dan mudah dipakai sebagai langkah kecil menuju hidup yang lebih bahagia.
Baca tips SLoviTidak perlu menunggu kaya untuk menjalani slow living, yang dibutuhkan cukuplah usaha kecil sebagai penyanggah hidup cukup slow living. Untuk itu, kami juga menyediakan tempat alakadar untuk Anda berjualan apa saja untuk berkembang dan mendapatkan income penopang hidup cukup.
Buka Pasar Jual BeliPilihan bacaan ini dirangkai untuk menemani langkah awal hidup yang lebih pelan, sadar, dan cukup, dari tema keseharian sampai pengalaman yang terasa dekat dengan hidup nyata.
Slow living sering disalahpahami sebagai harus pindah ke desa atau berhenti bekerja. Dalam CerBuk Episode 036, Bukrie mengingatkan bahwa tanda sesungguhnya bukan status, melainkan kemampuan hadir penuh di saat ini.
Ayam Elba memang unggul dalam bertelur, tetapi suaranya yang berisik di pagi hari bisa memicu protes tetangga. Gani The Yong berbagi pengalaman enam bulan beternak ayam di rumah, lengkap dengan hitungan pakannya.
Di tengah kebiasaan mengisi setiap detik waktu kosong dengan gawai, bengong justru menjadi hal yang semakin asing. Bukrie mengajak kita menghargai keheningan lewat kacamata Slow Living dan Mindfulness.
Punya rumah kebun di pinggiran atau desa bukan soal punya uang banyak, melainkan soal pola pikir slow living dan keberanian mengonversikan aset di kota. Gani The Yong membagikan perjalanan 30 tahun yang membawanya ke rumah impian yang lebih tenang.
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang menuntut produktivitas tanpa henti, tidur siang sering dianggap sebagai bentuk kemalasan. Padahal memberi tubuh jeda singkat 15–30 menit adalah bentuk kesadaran untuk merawat ritme dan kesehatan mental kita.
Lulus harus kantoran? Farhan dan Dian membuktikan sebaliknya — pasangan muda ini memilih mengelola bisnis taman dan nursery warisan tiga generasi, dan justru menemukan kebahagiaan serta kebebasan waktu yang tidak pernah mereka dapatkan di bangku kantoran.
Dari kebun rumah sampai jasa yang membantu hidup lebih cukup, section ini menampilkan produk yang sedang tayang. Masuk ke Pasar Jual Beli untuk melihat lebih banyak pilihan lewat pencarian.
Bagikan pemikiran dan pengalaman Anda seputaran slow living, sambil soft selling diri Anda sebagai apa saja. SLovi memberi ruang untuk menulis, membangun kepercayaan, dan tumbuh lewat karya yang terasa jujur.