SLovi.my.id
Menu
Channel YT Gani The Yong
Stoik/Olah Rasa
Berkebun dan Beternak
Usaha Kecil Untuk Slow Living
Testimoni to Slow Living
Tips
Thumbnail video Dolar Mahal, Harga Naik: Slow Living Jadi Lebih Masuk Akal

Dolar Mahal, Harga Naik: Slow Living Jadi Lebih Masuk Akal

Rupiah melemah, harga kebutuhan naik. Justru di kondisi ini, gaya hidup slow living — berkebun, beternak kecil, mengurangi konsumsi — jadi semakin masuk akal.

Ketika rupiah melemah dan dolar semakin mahal, siapa yang paling terdampak? Jawabannya: kita semua. Dampaknya merembet ke harga pangan, pupuk, pakan ternak, BBM, obat-obatan, hingga daya beli keluarga. Baik orang kota maupun desa ikut merasakan, hanya dengan cara yang sedikit berbeda.

Video ini membandingkan bagaimana gaya hidup slow living — berkebun kecil, memelihara ayam, mengurangi konsumsi, dan hidup lebih sederhana — bisa menjadi penyangga terhadap guncangan ekonomi. Bukan berarti kita kebal sepenuhnya, tapi semakin sedikit ketergantungan pada konsumsi berlebihan, semakin besar ruang napas yang kita miliki saat harga-harga naik.

Tonton selengkapnya untuk melihat mengapa slow living justru semakin relevan di tengah ekonomi yang tidak pasti. <https://www.youtube.com/watch?v=vnf6odQd-0E>

Tonton video sumber

Kalau ingin menonton video lengkapnya, kamu bisa lanjut ke kanal Gani The Yong lewat link di bawah ini.

Buka video di YouTube: Dolar Mahal, Harga Naik: Slow Living Jadi Lebih Masuk Akal
5 Juni 20263 menit0 like

Lanjut membaca

Artikel/Tips lain di sekitar topik ini

SLovi menampilkan artikel inti dari tim editorial dan tulisan kontributor di kategori yang sama, supaya pembaca bisa masuk dari teori maupun pengalaman nyata.

Lihat kategori ini